Sabtu, 20 April 2013

KPK Geledah Rumah Kepala Bappebti

       JAKARTA, Penyidikan dugaan kasus suap pengurusan lahan makam elite di Desa Antajaya, Tanjung Sari, Bogor, Jawa Barat menyeret Kepala Badan Pengawas Bursa Berjangka dan Komoditi (Bappebti), Sahrul R Sampurnajaya. Entah apa kaitannya dengan kasus suap itu, yang pasti kemarin KPK menggeledah tiga tempat sekaligus.
       Ketiga tempat itu adalah Kantor Sahrul di gedung Bappebti Jalan Kramat Raya Nomor 72 Jakarta, Apartemen Senopati lantai 18 tower 3 Jakarta, dan rumah di Jalan Haji Jian Nomor 73, Cipete Utara Jakarta. Aset rumah dan apartemen tersebut tercatat sebagai milik Sahrul.
       Penggeledahan sendiri berlangsung cukup lama. Seperti di kantor Bappebti, diketahui penyidik mengamankan beberapa berkas ke dalam kardus dan tas setelah menggeledah selama lima jam. Meski demikian, Johan tidak menjelaskan secara pasti apa kaitan Kepala Bappebti dengan kasus tersebut.
       "Penggeledahan berkaitan dengan dugaan pengurusan izin lokasi tanah pemakaman bukan untuk umum," ujarnya. Dia juga menyebut jika penggeledahan itu merupakan tindak lanjut dari penelusuran jejak suap di beberapa tempat di Bogor. Apalagi, saat penggeledahan itu KPK menemukan beberapa dokumen yang menguatkan adanya suap.
       Penggeledahan terhadap Sahrul sendiri cukup memunculkan teka-teki. Pasalnya, Bappebti merupakan lembaga di bawah Kementerian Perdagangan yang bertugas menerbitka izin usaha bagi Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, Pialang Berjangka, hingga Pengelola Sentra Dana Berjangka. Johan hanya memastikan ada keterkaitan yang diusut. "Diduga ada jejak tersangka di tempat-tempat yang digeledah," tuturnya. (dim/ce3).
Sumber: Sumatera Ekspres.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar